Menulis Catatan Pustaka dari Harian Ilmiah Lain

Menulis Catatan Pustaka dari Harian Ilmiah Lain

Laporan riset ialah suatu karya yang terbuat sehabis seorang melaksanakan riset. Dari laporan tersebut, hendak nampak gimana proses riset dicoba. Mulai dari latar balik riset, tujuan riset, khasiat riset, tinjauan pustaka, hasil serta ulasan dan kesimpulan bisa dikenal dengan membaca laporan riset. Dalam pembuatannya, seseorang periset tentu memerlukan rujukan. Banyaknya rujukan yang dipakai nantinya hendak ditulis dalam catatan pustaka.

Baca juga : https://novosti-mir.com/tips-menulis-artikel-di-koran-dalam-daftar-pustaka/

Dalam riset yang baik, pasti saja wajib berisi catatan pustaka yang baik pula. Penyusunan catatan pustaka yang cocok dengan kaidah ataupun syarat dapat jadi metode buat berterima kasih serta menghargai pemikiran orang lain yang kalian peruntukan rujukan. Tidak hanya itu, penyusunan catatan pustaka pula dapat dijadikan petunjuk tentang kredibilitas periset serta gimana validitas hasil riset yang dicoba. Terdapat banyak sekali sumber yang dapat kalian peruntukan rujukan dalam melaksanakan riset.

Harian Ilmiah

Tidak hanya majalah, novel, koran serta internet, harian ilmiah umumnya pula dapat kalian peruntukan sumber rujukan. Terdapat banyak sekali harian ilmiah yang dijadikan jadi satu buat mempermudah pembaca atas topik tertentu. Nah, lewat kumpulan harian ilmiah tersebut, kalian leluasa mencari rujukan apa saja yang cocok serta berguna buat riset yang lagi dicoba. Metode menulis catatan pustaka yang diambil dari harian ilmiah nyaris sama dengan menulis catatan pustaka dari sumber lain, ialah:

1. Penulis

Semacam yang sudah dipaparkan tadinya, catatan pustaka jadi salah satu metode buat berterima kasih kepada buah pikir orang lain yang digunakan dalam riset. Seperti itu kenapa, nama penulis harian yang kalian pakai bagaikan rujukan wajib ditulis di dini. Jangan kurang ingat buat membalik nama penulis yang terdiri lebih dari satu kata.

2. Tahun

Tahun terbit merupakan informasi berikutnya yang ditulis dalam catatan pustaka sehabis nama penulis.

3. Judul Artikel

Judul postingan ialah perihal tentu yang wajib dicantumkan. Hendak sangat menyulitkan untuk orang lain yang mau membaca referensimu apabila tidak terdapat judul postingan harian yang tercantum.

4. Judul Jurnal

Semacam yang sudah dikatakan, sebagian harian ilmiah dibukukan jadi satu dengan harian ilmiah lain dalam topik tertentu. Hingga, sehabis menulis judul postingan, kalian pula butuh mencantumkan judul harian.

5. Kota serta Nama Penerbit

Kota serta nama penerbit jadi elemen terakhir yang butuh terdapat. perihal ini bertujuan buat mempermudah orang lain mencari harian ilmiah yang diartikan. Metode ini pula dikira bagaikan rasa terima kasih atas penerbit yang telah ingin mendistribusikan karya.

Menulis catatan pustaka dari harian ilmiah bisa dicoba dengan menulis informasi di atas secara urut. Penyusunan yang baik hendak menampilkan gimana mutu periset serta hasil riset yang dicoba. terus menjadi sedikit kesalahan, pasti saja kredibilitas yang dipunyai jadi lebih besar.

Others